MENGENAL LOTRE THAILAND

Di negeri Gajah ini terdapat lotre yang bernama Thai Lottery yang terkenal di negaranya. Walaupun tidak sesukses sekaliber Singapore Pools dan Hongkong Jockey Club yang merambah ke berbagai negara tetangga ataupun tidak seterkenal seperti Genting Highland di Malaysia, namun lotre ini cukup terbilang sukses di negaranya sendiri.

Lotre yang bersifat nasional dan resmi dari Thailand ini dioperasikan oleh The Government Lottery Office (GLO). Lotre ini dilaksanakan pada awal bulan (tanggal 1) dan hari keenam belas (tanggal 16) dalam satu bulan. Permainan lotre ini merupakan salah satu dari dua bentuk perjudian yang secara resmi disahkan oleh pemerintah Thailand, salah satunya lagi adalah perjudian balap kuda yang diselenggarakan di Bangkok, Ibukota Thailand. Bahkan di Thailand ada beberapa komunitas yang menyediakan permainan dari singapore pools, selain itu mereka juga berani memberikan prediksi singapura yang akurat dan jitu pada pencinta permainan singapore pools.

Jenis lotre ini di negara Thailand terbilang cukup sangat populer karena ada pengundian walaupun peluang kemenangan sedikit lebih rendah dan pembayaran rasionya tidak begitu menguntungkan pemain. Kita lihat saja kalkulasi pembayaran rasio untuk lotre Thailand hanya sebesar 60%, bandingkan dengan rata-rata rasio di seluruh dunia yang memberikan 74% untuk permainan Bingo, 81% untuk judi balap kuda, 89% untuk mesin slot, dan 98% pada permainan Blackjack. Dan pembayaran rasio ini adalah bentuk hukum yang paling terkenal di perjudian Thailand. GLO yang bertindak sebagai lotre nasional berhasil menjadi perhatian publik dan merupakan sumber pendapatan negara Thailand. GLO ini disebut-sebut juga sebagai perusahaan negara dengan identitas hukum didalamnya. Sejatinya GLO ini didirikan pada tanggal 11 September 1974 dan diberlakukan efektif pada tanggal 1 Oktober 1974.

Walaupun menyajikan rasio yang kecil, namun Lotre Thailand merupakan suatu bisnis besar. Buktinya, sekitar 19,2% dari 67 juta populasi warga Thailand bermain lotre nasional ini yang menghabiskan 76 milliar Baht (sekitar US$ 2,3 milliar) pada tahun 2014 dalam perhitungan menurut Family Network Foundation Secretary Wanchai Boonpracha. Disini tidak seperti kebanyakan negara di Eropa atau AS yang dimana ijin pemerintah memantau bisnis lotre tapi Thailand GLO sendirilah yang mencetak dan menjual tiket lotre untuk kemudian dipasarkan. Undang-undang negara yang melarang hasil kegiatan perjudian lainnya di GLO telah berhasil mengantongi sekitar 28% dari keuntungan lotre untuk digunakan negara Thailand.

Asal mula tiket lotre ini pertama kali diterbitkan pada masa pemerintahan dari Raja Rama V yang berkuasa dari tahun 1868 sampai 1910. Saat itu, Raja Rama V mengabulkan ijin dari Royal Bodyguard untuk beroperasi pada kesempatan undian di ulang tahunnya pada tahun 1874. Lotre pun kemudian diadakan namun dalam tempo yang pelan, dan setelah sampai di penghujung tahun 1933 saat itu lotre baru resmi menjadi sumber pendapatan standar bagi pemerintah.

Selama beberapa dekade, harga tiket lotre yang dahulu seharga 1 bath sekarang menjelma menjadi 80 bath. Sejak pemerintah militer mengambil alih kekuasaan pada bulan Mei 2014, mereka membuat reformasi terhadap lotre menjadi prioritasnya. Tertanggal 16 Juni 2015, pemerintah militer telah memberlakukan bahwa harga tiket lotre tidak akan melebihi dari harga 80 bath. Dan mulai 1 Agustus 2015, apa yang disebut dengan “jackpot” atau bonus hadiah pertama dari 22 juta atau 30 juta batch akan dihapus.

Di Thailand, wanita cenderung lebih sering bermain lotre dibandingkan dengan laki-laki dengan analisis 52% untuk wanita dan 48% untuk pria. Dan perlu diketahui bahwa para penjudi lotre ini umumnya berkisar kebanyakan dari usia kerja 31-40 tahun dan hampir dua pertiga dari penjudi lotre di Thailand berada di status berpenghasilan rendah.

Pemasaran tiket lotre ini dijual ke pedagang besar nasional yang kemudian menjualnya kembali ke pengecer lokal. Tiket ini hanya tersedia di agen ritel sedangkan untuk vendor undian dapat ditemukan di pasar, jalan-jalan, dan desa-desa serta ada juga tiket lotre yang dijual di toko Tesco Lotus dan Big C. Jadi para tidak perlu untuk jauh-jauh membelinya.

Biaya resmi satu tiket adalah 40 baht tapi sayangnya tiket lotre harus dibeli menjadi “pair ticket” yang membuat harganya menjadi 80 bath. Dan untuk masalah tiket lotre, di negara Gajah ini sudah hadir dua jenis lotre yaitu tiket Thai Charity Lottery (TCL) dan Thai Government Lottery (TGL). Kita dapat membedakannya dengan mudah dengan bergantung pada ciri judul tersebut yang dicetak disisi kiri atas setiap tiket. Sistim dari kedua jenis permainan ini adalah sama, namun yang membedakannya hanya dalam masalah pembayaran hadiah pertama dan jumlah pajak yang dikenakan kepada pemenang. Tiket TGL memiliki hadiah pertama 2 juta bath, dengan hadiah bonus 30 juta dan dikenakan pajak sebesar 0,5% sedangkan untuk tiket TCL memiliki hadiah pertama 3 juta bath, dengan hadiah bonus 22 juta dan dikenakan pajak sebesar 1%.

Metode dalam undian penarikan adalah dengan mengumpulkan sepuluh orang “tamu” yang tidak ada hubungannya dengan pihak GLO ataupun dengan lotre dengan alasan agar penarikan tidak berat sebelah dan berjalan adil. Kesepuluh “tamu” didatangkan di markas GLO yang menjadi tempat penyelenggaraan undian penarikan jackpot. Seperti yang telah disebutkan diatas bahwa penarikan dilakukan sebanyak dua kali dalam sebulan dimana tertanggal 1 dan 16 dan saat penarikan ini diharuskan jatuh pada tanggal hari libur (Minggu atau hari besar).

Pelaksanaan penarikan undian ini disiarkan ke televisi pada pukul 15.00 sampai 16.00 di saluran NBT ataupun di Radio Thailand Domestic Service. Beberapa prosedur dalam penarikan meliputi :

– Salah satu dari kesepuluh ‘tamu’ tersebut menjabat sebagai “Draw Chairman”

– Para ‘tamu’ diharuskan untuk memeriksa peralatan penarikan undian dan nomor pada bola

– Draw Chairman bertugas untuk memilih bola undian secara acak

– Draw Chairman juga berhak memilih sebuah bola berwarna untuk menentukan urutan hadiah menarik.

– Nomor Enam Digit diundi untuk hadiah ke 2, 3, 4, dan 5. Jumlah undian sebanyak 165

– Nomor Tiga Digit diundi untuk hadiah ke 3. Jumlah undian sebanyak 4

– Nomor Dua Digit diundi untuk hadiah ke 2. Jumlah undian sebanyak 1

– Sejumlah nomor Enam Digit diundi untuk hadiah pertama. Jumlah undian sebanyak 1

– Mengundi angka Dua Digit untuk hadiah bonus lotre dari pemerintah Thailand sebesar 30 juta bath

– Mengundi angka Dua Digit untuk hadiah bonus lotre dari Thai Charity sebesar 22 juta bath

Bagaimana dengan Indonesia lottery? this post